Header Ads

test

Ini Cara Mengetahui Bayi Sungsang, Ibu Wajib Tahu

Banyak dari ibu hamil apalagi yang baru pertama kali sangat khawatir jika mendengar kaya bayi sungsang. Namun apasih sebenarnya bayi sungsang itu? Yuk kita bahas sama-sama.

bayi sungsang

Bayi sungsang adalah bayi dalam rahim yang posisi kepalanya berada di atas, sedangkan pantatnya ada di bawah. Padahal biasanya untuk dapat melahirkan secara normal, posisi kepala bayi seharusnya berada di bawah. Karena banyak mitos yang terjadi masyarakat memabuat banyak ibu hamil sangat takut jika bayinya sungsang, namun sebenarnya menurut penelitian 93 persen bayi sungsang bisa lahir ke dunia dengan kondisi normal. Memang ada resiko jika terjadi bayi sungsang namun sangat kecil.

bayi sungsang bisa lahir normal dengan beberapa syarat yaitu  berat badan bayi tidak terlalu besar, kondisi jalan lahir ibu baik, tidak ada tumor, kepala bayi tidak terlilit pusar, posisi kepala bayi tidak terlalu menunduk, dan panggul ibu tidak terlalu sempit.

Sampai saat sekarang tidak ada yang mengetahui penyebab pasti kenapa bayi sungsang. Tetapi para peneliti menyatakan bahwa ada beberapa kondisi yang memungkinkan terjadi risiko bayi sungsang. Kondisi-kondisi tersebut adalah:

•    Bentuk rahim yang tidak normal
Wanita yang  memiliki rahim  septum uterus (memanjang) sangat memungkinkan untuk memiliki bayi sungsang. Bentuk ini menyulitkan bayi Anda berputar ke posisi normal.

•    Volume air ketuban
Volume air ketuban yang terlalu banyak atau sedikit sama-sama mempunyai risiko bayi sungsang. Jika terlalu banyak memungkinkan bayi dalam rahim bergerak dengan leluasa seperti berenang. Sedangkan jika volume air ketuban sangat sedikit menyulitkan bayi untuk berputar.

•    Plasenta Anda berada di lokasi yang tidak biasa
Plasenta yang menutupi rongga rahim (jalan lahir) akan menyulitkan kepala bayi masuk ke jalan lahir dan berada pada posisi normal.

•    Ukuran bayi yang terlalu kecil atau terlalu besar
Ukuran bayi yang kecil menyebabkan ia sangat mudah berubah posisi di dalam rahim. Namun tubuh bayi yang terlalu besar pun membuatnya tidak lagi bebas bergerak.

Usg memang jalan yang mudah untuk melihat kondisi dan posisi bayi, namun selain itu juga ada beebraoa cara untuk mengetahu posisi bayi. Jika bayi Anda sungsang, apa yang Anda rasakan akan bergantung pada di mana letak kakinya, serta apakah ia di posterior atau interior.

Apabila telapak kakinya berasa di dekat telinga, Anda bisa merasakan tendangannya di tulang rusuk. Tapi jika ia duduk dalam posisi bersila, tendangannya cenderung lebih rendah atau di bawah pusar.

Anda mungkin juga bisa merasakan benjolan bulat yang keras di bawah tulang rusuk. Ini adalah kepala bayi Anda, dan sering membuat bumil merasa tak nyaman.

Posisi bayi masih bisa berubah-ubah selama trimester kedua. Jika menjelang kelahiran ia masih sungsang, biasanya dokter kandungan akan menawarkan metode External Cephalic Version (ECV), di mana dokter akan mencoba mengubah posisi bayi secara hati-hati dari bagian luar.

Namun jika tidak ingin melakukan ECV, kamu juga bisa melakukan cara alami. Ikuti kelas senam hamil atau lakukan sendiri beberapa gerakan senam hamil di rumah.

Lelakukan gerakan sujud (menungging) secara rutin sehari 5 kali dengan waktu sekitar 3-5 menit. Orang tua jaman dahulu menyarankan bumil mengepel lantai dengan menggunakan tangan, karena gerakan jongkok dipercaya dapat memperbaiki posisi sungsang.

Beberapa ahli medis juga menyarankan mengatasi sungsang dengan pertolongan dokter, tapi sebaiknya konsultasikan baik-baik terlebih dahulu. Hindari membenarkan posisi bayi sungsang ke dukun bayi atau pijat tradisional.

Tidak ada komentar